Notification

×

Iklan orang cerdas

Iklan 1048 300 orang cerdas

Wisata Alam Sumber Maron Pagelaran

Sabtu, 21 Oktober 2023 | Oktober 21, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-11-18T11:58:54Z
Sumber Maron Pegelaran

Yeni Adien dot com }   Rasanya tak sulit untuk mencari objek wisata di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Meski tak banyak, ketika berlibur ke kecamatan ini, kamu masih bisa menemukan destinasi wisata menarik.

Dalam sejarahnya, Kecamatan Pagelaran merupakan kecamatan termuda di antara kecamatan lainnya di Kabupaten Malang. Sebelumnya, Pagelaran merupakan wilayah dari Kecamatan Gondanglegi.

Sumber Maron terletak di daerah Gondanglegi tepatnya di Dusun Adiluwih, Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran - Sumber Maron kini menjadi salah satu destinasi pilihan wisata favorit warga Malang maupun luar Kota Malang untuk mengisi akhir pekan dan hari libur. Sumber Maron merupakan tempat wisata alam sumber mata air jernih dengan pemandangan pedesaan yang begitu indah dan masih terkesan alami. Memasuki jalan desa Karangsuko, rasanya kita tak seperti memasuki daerah wisata pada umumnya. Jika biasanya banyak aneka penjaja makanan atau minuman dan juga beraneka jenis souvenir menghiasi pusat wisata, maka pemandangan itu tak akan kita jumpai. Di sisi kanan kiri rumah hanya tampak rumah-rumah penduduk yang berselingan dengan perkebunan tebu yang menjadi pemandangan umum masyarakat pedesaan. Menikmati sesuatu yang menarik dan indah tidak harus mengeluarkan dana yang banyak, karena untuk masuk ke Lokasi Wisata Sumber Maron, pengunjung belum dikenakan biaya tiket masuk mengingat belum ada payung hukum yang jelas mengenai pengelolaan Wisata ini, jadi bagi para pengunjung hanya dikenakan biaya untuk parkir kendaraan saja.

Untuk menuju ke tempat wisata air Sumber Maron ini tidak begitu sulit dan memang akses jalan menuju lokasi sudah layak bahkan dapat diakses dengan kendaraan bermotor maupun mobil. Jika berangkat dari Stadion Kanjuruhan Kepanjen, waktu yang dibutuhkan hanya sekitar 15 menit dengan estimasi jarak sekitar 3 km. Lokasi area parkir menuju Wisata Alam Sumber Maron sendiri berjarak sekitar 500 meter, jadi bagi para pengunjung diharuskan berjalan kaki untuk menuju ke lokasi. Namun tidak perlu khawatir, selama perjalanan menuju Sumber Maron para wisatawan akan disuguhkan pemandangan sungai dengan alunan suara angin yang menghembuskan tanaman padi di persawahan milik warga sekitar, dan jangan heran jika mood anda tiba-tiba akan terasa nyaman. Sampai di lokasi utama, terdapat air terjun yang biasa disebut ‘Grojogan Sewu’ oleh masyarakat sekitar. Dengan ketinggian hanya sekitar 5-6 meter dan kemiringan sekitar 60 derajat memberikan akses para pengunjung untuk mengabadikan momen dengan berfoto di tebing-tebing air terjun Sumber Maron. Namun ketika ingin berfoto disarankan untuk tetap berhati-hati dikarenakan bebatuan di area air terjun juga sedikit licin dan berlumut. Pengunjung juga dapat menikmati sekaligus menelusuri area sungai Sumber Maron dengan melakukan river tubing dengan hanya menyewa ban dengan harga berkisar 2rb sampai 5rb per ban. Akan tetapi jika ada menikmati river tubing perlu berhati-hati mengingat Sungai yang mengalir dipenuhi batuan kali yang bisa mengakibatkan luka serta akses jalan masih sangat alami dan sangat licin sehingga sangat menyulitkan pengunjung yang sudah tiba di pemberhentian kembali ke titik awal. Banyak pemuda warga sekitar yang dengan sukarela membantu pengunjung untuk turun dari ban di titik pemberhentian, akan tetapi para warga tersebut hanya sampai jam 16:00.

Selain menjadi tempat wisata alternatif, kawasan wisata ini merupakan tempat proyek dari beberapa lembaga mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Sejak tahun 2005, telah dilakukan pembangunan instalasi PLTMH yang dapat menghasilkan listrik untuk dialirkan ke rumah-rumah penduduk di sekitarnya. Tak hanya itu, sumber mata air ini juga memasok air bersih bagi para penduduk. Dari sini saya semakin kagum akan tempat ini karena banyak manfaat yang diperoleh. Semoga saja pembangunan  berkelanjutan yang memperhatikan alam terus dikembangkan agar wisata ini mampu bermanfaat terutama bagi kesejahteraan penduduk sekitar.


Sumber :   


Komentar Akun Facebook :

Komentar Akun Google :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Histat

Klik Iklan dibawah Tanah

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update