Notification

×

Iklan orang cerdas

Iklan 1048 300 orang cerdas

Rendahnya kesadaran deteksi dini Kanker Payudara

Jumat, 10 November 2023 | November 10, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-11-10T05:01:00Z
    
Yeni Adien dot com }   Dr. dr. Samuel J Haryono, Sp.B.(K).Onk., spesialis Bedah Onkologi RS Siloam MRCCC yang juga penasihat dalam pengembangan produk MammoReady™ mengungkapkan kanker payudara menjadi peringkat pertama penyakit mematikan di dunia.

"Penyakit ini  memiliki penyebab yang bervariasi, termasuk faktor genetik gaya hidup dan hormonal. Disarankan untuk melakukan pemeriksaan lebih awal dan screening dini, terutama bagi kaum wanita, guna menekan tingkat kematian dan keparahan kondisi pasien," jelas dr. Samuel.

"Deteksi dini dapat dilakukan melalui pemeriksaan rutin sendiri (sadari) dan secara klinis kerumah sakit. Hadirnya alat tes prediksi yang cukup mudah digunakan menjadi alternatif pemeriksaan secara dini kanker payudara dan penggunaannya cukup mudah,” tambahnya

NalaGenetics berkomitmen untuk meningkatkan hasil pasien dan mempromosikan perawatan preventif di Asia Tenggara.

Peluncuran Tes Prediksi Risiko Kanker Payudara MammoReady™ diharapkan akan memiliki dampak signifikan pada industri bioteknologi dan masyarakat umum.

“Sebagai anggota keluarga pasien kanker payudara, saya berharap tes ini bisa memberikan jawaban dan rekomendasi aksi preventif.

"Tes MammoReady™ kami dibuat dengan teknologi dan data genomik terbaik untuk populasi  Indonesia sehingga memberikan positive predictive value yang mendekati skrining Mammogram.

"Hasil tes ini dapat menimbulkan rekomendasi frekuensi pertemuan dengan dokter, umur memulai mammogram, dan juga preskripsi obat dan operasi untuk mencegah kanker, dengan persetujuan dokter dan pasien," terang Levana.

Step by step Tes Prediksi Resiko Kanker Payudara MammoReadyTMStep by step Tes Prediksi Resiko Kanker Payudara MammoReadyTM Dok. NalaGenetics
"Perlu diperhatikan bahwa hasil prediksi dari Tes Prediksi Risiko Kanker Payudara MammoReady™ terbagi menjadi dua kategori, yaitu Average dan Elevated, dengan makna tersendiri.

"Average menunjukkan risiko yang sebanding dengan masyarakat umum, sementara Elevated menunjukkan risiko yang lebih tinggi dari masyarakat umum. Pahami juga bahwa ini bukanlah diagnosa, melainkan prediksi yang memberikan rekomendasi mengenai langkah-langkah yang sebaiknya didiskusikan oleh dokter yang bertanggung jawab.” jelas Eric Aria Fernandez, PhD., Risk Prediction Product Manager NalaGenetics. 

Tes Prediksi Risiko Kanker Payudara MammoReady™ dirancang untuk kemudahan penggunaan, hanya dengan 3 langkah: pengumpulan sampel dengan swab non-invasif yang dapat dilakukan di rumah, pengujian genetik, dan penerimaan hasil.

Pengguna dapat menantikan hasil mereka dalam waktu 4-6 minggu melalui PDF dan aplikasi seluler NalaGenetics yang dapat diunduh dari Google Play (Android) atau App Store (iOS). 


Sumber :   Parapuan.co 


Komentar Akun Facebook :

Komentar Akun Google :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Histat

Klik Iklan dibawah Tanah

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update