Yeni Adien dot com } Pagi ini membaca sebuah artikel yang menarik untuk dipahami para politi yang akan ikut melaksanakan kontestasi pemilu 2024
Artikel tersebut saya dapatkan dari harian jawa Pos tanggal 27/09/2023. dengan judul "Membiayai Janji Politisi"
Dalam artikel tersebut dituliskan tentang janji para politisi. Mulai dari menjanjikan Gaji, menaikan subsidi BBM hingga memberi makan gratis, ditingkat lokal memberikan janji-janji akan "amanah dan mensejahterakan masyarakat" tanpa menyampaikan bagaimana cara mereka memenuhi janji tersebut. Entah tidak paham tugas pokok dan fungsinya atau berpikir yang penting menebar janji manis.
Umumnya para politisi menjajikan cara 'meghabiskan belanja negara" jarang bahkan tidak ada yang membahas terkait pendapatan negara tak hanya politisi baru bahkan incumbent pun tidak pernah menyampaikan apa yang telah dilakukan selama menjabat. Padahal belanja dan pendapatan adalah dua sisi koin yang tak terpisahkan.
Wajar politisi lebih suka membahas belanja negara karena terasa lebih menyenangka dan berpotensi menarik dukungan pemilih. namun taktik ini melewatka kesempatan emas melakukan pendidikan politik dengan melaksanankan tujuan partai sesuai AD/ ART partai bagian ke dua, pasal 8 d menyebutkan "mewujudkan pemerintahan yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa,........ dan seterusnya".
Masyarakat perlu tahu setiap program membawa konswensi BIAYA yang ditanggung kembali oleh masyarakat, baik melalui pajak atau hutang negara.
KPU semestinya membuat aturan seperti manifesto itu supaya capres / cakada tidak semaunya saja tebar angin surga yg gak rasional karena calon pemimpin bisa bikin RAPBN/D 5 th kedepan itu kira kira seperti apa? melalui Tim suksesnya.
Atau para caleg itu bikinlah draft RUU/ RAPBD yg mau dibikin kalo menang itu seperti apa
Tukang demone yo pelo pisan. Tuntutannya kok gak mendasar. Bensin naik demo, pajak naik demo tapi waktu pembahasan RAPBN/D cuek saja, Lha dipikir anggaran pengeluaran negara itu apa dari duite mbah sangkil (H2o) 😁😂😂





Tidak ada komentar:
Posting Komentar