Yeni Adien dot com } Ayam geprek (Jawa : Pitik gěprek) telah menjadi hidangan populer yang dapat ditemukan di hampir semua kota besar di Indonesia
Geprek adalah istilah dalam bahasa Jawa yang berarti "dipukul", "ditekan", atau "dilumatkan", maka ayam geprek berarti "ayam yang dipukul". Hidangan ini mirip dengan masakan Jawa tradisional ayam penyet. Perbedaannya, ayam penyet adalah ayam goreng tradisional Jawa yang diungkep dengan bumbu kuning, kemudian digoreng rendam dalam minyak goreng panas. Sementara ayam geprek lebih mirip dengan ayam goreng gaya barat (lazim disebut fried chicken Amerika), yakni ayam goreng tepung yang renyah yang dilapisi dengan adonan tepung terigu sebelum digoreng.
Selain berbeda jenis ayam gorengnya, cara penyajiannya pun berbeda. Ayam penyet dipukul dan ditekan menggunakan ulekan sampai pipih, kemudian sambal dilumuri di atas ayam tersebut. Sementara ayam geprek tidak hanya dipukul dan ditekan, namun diulek hingga dagingnya terlepas dari tulangnya dan bercampur bersama dengan sambalnya. Sehingga proses penyajian ayam geprek persis dengan proses pembuatan sambal-sambal tradisional seperti sambal tempe
Salah satu rumah makan yang menyiapkan menu Ayam geprek di Kepanjen adalah "Dapur GSI". Semula Dapur GSI terletak di dalam perumahan Griya Sukoardi Indah, Desa Sukoraharjo Kecamatan Kepanjen, Namun seiring perjalanan waktu Ayam Geprek yang disajikan semakin menjadi pilihan masyrakat, hal ini karena pemesanan dapat dilakukan secara online
Dapur GSI buka sepanjang waktu guna melayani kebutuhan pelanggannya. Tempat yang baru diujung perumahan terasa semakin luas dan memudahkan akses karena berada di pinggir jalan Malang Kepanjen. Makanan yang enak rasanya dan harga yang bersaing serta tempat yangt bersih menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang sangat direkomendasikan (H2o)







Tidak ada komentar:
Posting Komentar